-->

who facilitates the work of the false nine and operates in tandem with him to destabilise opposition defences

MANCHESTER CITY, UANG, DAN KEMENANGAN

Tak dapat dipungkiri, sepakbola -khususnya di Eropa- telah berubah menjadi industri yang sangat besar dan megah. Setiap hal yang terlibat dalam sepakbola, menjadi komersil. Ribuan produk barang dan jasa berlomba-lomba menawarkan dirinya untuk menjadi sponsor suatu klub ataupun kompetisis. Tak perlu jauh kebelakang, kemarin (25/2) Manchester City berhasil menjadi juara Piala Liga Inggris setelah mengalahkan Arsenal 3-0 di partai final. Menariknya, nama turnamen tersebut bukanlah English Football League Cup, namun Carabao Cup, yaitu produk minuman berenergi dari Thailand yang menjadi sponsor turnamen tersebut.

Punya Uang banyak, jadi lebih gampang juara


Klub-klub sepakbola (dan agen pemain) tentunya menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam hal ini. Mereka bisa memperoleh pundi-pundi pendapatan lebih banyak dan dapat membeli pemain yang lebih berkualitas. Tentunya hal tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan hasil yang baik dilapangan. Namun, apakah pengeluaran transfer yang besar selalu mendatangkan hasil yang memuaskan dilapangan?

Berikut adalah 5 klub Eropa dengan pengeluaran terbesar pada musim 2017/2018 :


Bertenggernya klub Katalan dipuncak pengeluaran pemain dapat dimaklumi, karena mereka kehilangan Neymar, yang hengkang ke Paris Saint-Germain dan menjadi pemain termahal didunia. Dari 5 klub diatas, tiga diantaranya merupakan pemuncak klasemen di liga masing-masing. Per 28 Pebruari 2018, FC Barcelona berjarak tujuh poin dari Atletico Madrid yang berada di posisi kedua, Manchester City sudah dapat dipastikan sebagai juara Premier League (kecuali terjadi keajaiban), dan Paris Saint-Germain jauh meninggalkan AS Monaco yang berada di posisi kedua Ligue One.

Nasib berbeda dialami oleh Chelsea dan Everton. The blues yang merupakan juara Premier League musim lalu, kesulitan untuk kembali menunjukkan performa serupa di musim ini. Hingga pekan ke 28 Premier League, Chelsea berada di posisi kelima dan terancam tak masuk UEFA Champions League musim depan. Hal ini tentu sedikit mengkhawatirkan bagi pendukung The Blues.

Sebenarnya tak adil jika kita hanya membandingkan sisi pengeluaran suatu klub, Contohnya Barcelona, mungkin Blaugrana tak akan membeli Ousmane Dembele dan Philipe Coutinho jika Neymar tak hengkang ke Paris dengan harga fantastis.


Manchester City menjadi klub dengan selisih transfer (Pendapatan transfer dikurangi pengeluaran transfer) terbesar, hingga mencapai 198 juta Pound. Hal tersebut nyatanya tak sia-sia, mereka baru saja berhasil menjuara Carabao Cup dan sedang berada dipuncak klasemen liga. Sedangkan, hal tersebut rupanya tak berlaku bagi AC Milan. Meskipun melakukan banyak belanja pemain, termasuk pemain-pemain top, seperti Hakan Calhanoglu, Frank Kessie, dan tentunya Leonardo Bonucci, klub yang berjuluk Rossoneri ini tetap mengalami kesulitan untuk mendapatkan performa terbaiknya. Posisi ketujuh di klasemen Serie A Italia seolah mengamini buruknya performa mereka musim ini.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengeluaran suatu klub tidak bisa menjustifikasi performa mereka dimusim tersebut. Pembelian yang dilakukan harus tepat dan sesuai dengan kebutuhan klub. Hal itu yang dilakukan oleh Manchester City, yang melakukan perombakan besar-besaran terhadap lini belakang mereka. Hal tersebut juga dilakukan oleh AC Milan, hanya saja, mereka melakukannya disemua sektor, sehingga butuh waktu lebih dari satu musim untuk menyatukannya.
Labels: AC Milan, Barcelona, Manchester United, Ousmane Dembele, PSG

Thanks for reading MANCHESTER CITY, UANG, DAN KEMENANGAN. Please share...!

1 komentar on MANCHESTER CITY, UANG, DAN KEMENANGAN

  1. https://chikenking.net/2019/05/01/arena-hb2-meron-mengamuk-wala-terus-dipojokan-hingga-terkapar
    Arena HB2 Meron Mengamuk Wala Terus Dipojokan Hingga Terkapar (live)
    WA : 0812-2222-995
    Line: cs_bolavita
    Telegram : t.me/bolavita

    Baca Selengkapnya Tentang Prediksi Skor Bola Hiburan : http://bit.ly/2k0sOfX

    ReplyDelete

Back To Top