Mengejar Pelipur Lara
Europa League sebenarnya bukanlah habitat Barcelona. Klub Catalan ini adalah klub Champions League. Tak sekedar klub langganan Champions League, Barca setiap musimnya ditargetkan untuk menjuarai kompetisi klub paling bergengsi tersebut -setidaknya begitulah harapan fans Barca-. Namun musim ini Barca terpaksa bermain di kompetisi kasta kedua tersebut. Ketidakmampuan bersaing di fase grup Champions League dengan Bayern Muenchen dan Benfica mengirimkan Barca mencicipi kompetisi yang dijuluki sebagai Liga Malam Jumat ini.
Meskipun demikian, kedatangan Xavi pada pertengahan musim ini membuat optimisme kembali mencuat ditubuh skuad katalan. Sempat mengalami fase kritis saat ditangani Ronald Koeman, Blaugrana perlahan bangkit dan kembali menjadi salah satu tim yang ditakuti di Eropa. Pembelian pemain yang jeli juga menjadi kunci bagi Xavi untuk melakukan perubahan yang cukup instant di Barca.
Tren permainan dan hasil positif yang didapat oleh skuad asuhan Xavi seakan kurang lengkap jika tak dibarengi dengan raihan tropi yang nyata. Bermain di kompetisi kasta kedua Eropa bisa menjadi blessing in disguise bagi Barca. Mengejar Real Madrid dipucuk pimpinan klasemen La Liga sepertinya akan sulit dilakukan. Selisih 12 poin dengan 9 laga tersisa sepertinya cukup sulit dilakukan. Bisa jadi, gelar Europa League akan menjadi pelipur lara dan menandai era Xavi di Barcelona.
Langkah menjuarai Europa League sudah dimulai dengan menyingkirkan Napoli pada babak 16 besar. Selanjutnya, Eintracht Frankfurt akan menguji ketangguhan skuad Barca jika bermain di Eropa. Apalagi klub Jerman tersebut sedang dalam performa yang baik. Sejak kalah dari Muenchen pada akhir Februari 2022, Eintrach Frankfurt tak pernah lagi mengalami kekalahan. Namun, performa Barca juga sedang mengalami performa yang gemilang. Praktis Barcelona sudah tidak mengalami kekalahan lebih dari 2 bulan. Kekalahan terakhir yang didapatkan Barca ketika menghadapi Athletic di kompetisi Copa Del Rey.
Perkiraan Line-Up
(GK) Ter Stegen: posisi penjaga gawang sepertinya masih akan menjadi milik punggawa timnas Jerman ini. Performa Ter Stegen juga semakin membaik dibawah kepemimpinan Xavi seiring dengan membaiknya pertahanan Barca.
(FB-R) Araujo: Sisi kanan pertahanan Barca mengalami kekurangan pemain. Sergino Dest masih menjalani proses penyembuhan cedera yang didapatnya pada pertandingan melawan Galatasaray. Sedangkan Dani Alves tidak didaftarkan pada kompetisi ini. Praktis hanya Araujo yang dapat dipercaya mengisi posisi ini. Araujo juga sudah terbukti mampu mengisi posisi bek kanan ketika menghadapi Real Madrid.
(Duet CB) Pique-Garcia: Eintrach sepertinya akan menerapkan permainan bertahan untuk menahan gempuran pemain Barca. Salah satu cara yang bisa dipakai oleh Xavi adalah memakai Garcia sebagai ball-playing defender yang mampu menginisiasi serangan dari belakang. Selain itu, Garcia juga diharapkan mampu mengirim umpan lambung ke sisi sayap Barca untuk melewati lini tengah lawan. Sementara itu, Pique juga dipastikan akan mengisi slot pemain bertahan satu lagi.
(FB-L) Jordi Alba: Rasanya tak ada pemain lain yang mampu mengisi slot bek kiri selain Jordi Alba. Mungkin ini menjadi salah satu masalah yang harus segera diselesaikan oleh manajemen Barca.
(DM) FdJ: Jika ada saat yang tepat untuk mengistirahatkan Busquets, sekarang adalah saat yang tepat. Terlebih, ini akan memberikan pengalaman bagi de Jong untuk bermain sebagai pivot. Meskipun memiliki karakteristik permainan yang berbeda, namun de Jong akan memberikan dimensi permainan yang berbeda bagi Barca.
(CM) Pedri: Pahlawan kemenangan pada saat melawan Sevilla. Pedri adalah jaminan mutu yang bisa memberikan ketenangan bagi Barca.
(CM) Gavi: Remaja 17 tahun ini sedang mengalami musim yang cukup baik. Jika Xavi menginginkan gelandang petarung di lini tengah, maka Gavi adalah pilihan yang masuk akal.
(LW) Ferran: Jika Ferran dimainkan, sebaiknya dia sudah melatih finishing nya. Pada pertandingan terakhir melawan Sevilla, Torres merupakan pemain dengan shooting terbanyak. Namun, tak ada satupun usahanya yang berhasil menemui sasaran.
(ST) Aubameyang: Luuk de Jong masih terkena Covid. Lagipula, Aubameyang sedang mengejar topskor sepanjang masa Europa League.
(RW) Dembele: Performanya semakin membaik mendekati masa berakhir kontraknya. Semoga saja, setelah kontraknya diperbaharui, Ousmane bisa mempertahankan performanya. Pemain timnas Prancis ini telah menjadi bagian penting dari sistem Xavi. Pada pertandingan melawan Sevilla, Dembele menjadi pemain yang paling merepotkan pertahanan Sevilla.
Prediksi Hasil
Tentu saja sebagai fans Barcelona yang budiman, saya mengharapkan Barca bisa meraih kemenangan. Apalagi Barcelona sedang dalam tren yang positif. Tapi harap diingat, bahwa Barca selalu saja kesulitan bermain dikandang lawan di kompetisi Eropa. Walau bagaimanapun, kemenangan 2-0 untuk Barca.
Thanks for reading Preview Eintracht Frankfurt vs Barcelona : Mengejar Pelipur Lara. Please share...!

0 Komentar untuk "Preview Eintracht Frankfurt vs Barcelona : Mengejar Pelipur Lara"