Manchester United terkenal dengan pemain-pemainnya yang punya kemampuan crossing mumpuni. Tapi, fakta yang harus diketahui Jordi Roura adalah Celta Vigo < Manchester United. Tentu menjadi sebuah tindakan kriminal bila membandingkan kekuatan sayap dari Celta dengan United. Pemain-pemain flank di United menjadi jaminan mutu, mulai dari David Beckham sampai Luis Nani Antonio Valencia. Bak langit dengan bumi jika melihat pemain sayap di Celta Vigo hanya dihuni oleh Danijel Pranjic, Fabian Orelanna, dan Augusto Fernandez.
Tapi, Bartra dan Pique menjadi korban dari crossing-crossing para pemain Celta. Total 18 krosing berhasil dilakukan oleh pemain Celta dan 4 diantaranya berhasil menemui sasaran. Masalah besar yang kembali dihadapi oleh Barca. Saat seharusnya Barca mempersiapkan penyambutan untuk sang entrenador, Tito, mereka malah disibukkan oleh tim sekelas Celta Vigo.
Celta tak berbeda dengan tim-tim lain yang berhadapan dengan Barca. Mereka tidak mau berbuat bodoh. Memang, merupakan sebuah tindakan terkutuk jika melayani Barca dengan permainan terbuka. Celta bermain bertahan menunggu telur, dan sesekali melancarkan serangan balik melalui sisi sayap. Nah, disini lah permasalahan Barca. Pique yang bermain buruk seolah memberi jalan bagi Park Chu-Young untuk menerima umpan dari duet flank celta.
Bartra memang tidak bermain buruk, dia berhasil menunjukkan potensinya untuk menjadi Varane versi Barca. Tapi itu belum cukup untuk menjauhkan gol dari gawang Pinto. Dua gol dari Celta berasal dari krosing-krosing yang tak mampu di halau Pique dkk. Untung saja Messi dan Tello menjadi partner in crime yang hebat untuk menjebol gawang Varas. Messi berhasil mencetak gol ke semua tim (lawan) di La Liga. Dan hebatnya, hal itu dilakukan secara konsuktif. 19 pertandingan La Liga selalu mencetak gol. Oke, saya tak mau panjang lebar tentang hal ini.
![]() |
| Hei, can you stop scoring? |
Hasil 2-2 jelas bukan merupakan pertanda baik bagi Barca yang akan menghadapi P$G tengah pekan nanti. Bayangkan jika yang menerima umpan krosing itu adalah Ibra. Tentu Ibracadabra punya seribu alasan untuk menjebol gawang mantan klubnya itu. So, apakah Tito punya solusi untuk hal itu?. Karena jika tidak, PSG siap untuk mengambil tiket semifinal menuju Wembley.

0 Komentar untuk "Crossing!"