-->

who facilitates the work of the false nine and operates in tandem with him to destabilise opposition defences

PENENTUAN JUARA DI TENGAH CORONA

Pandemi Corona pada tahun 2020 ini memaksa seluruh kompetisi sepakbola di Eropa dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan. Dari lima liga top Eropa (Inggris, Italia, Spanyol, Jerman, dan Perancis), hanya Liga Prancis yang telah menentukan juara musim 2019/2020. PSG didaulat sebagai juara resmi musim 2019/2020 berdasarkan point per game yang diperoleh Neymar dkk. Sedangkan, empat liga lainnya belum menentukan juaranya. Bahkan, Liga Jerman dikabarkan akan segera bergulir pada 16 Mei nanti. Suatu keputusan yang akan memuaskan dahaga pecinta sepakbola diseluruh dunia.

Italia, Inggris, dan Spanyol sendiri belum mengambil keputusan terkait kelanjutan dari pelaksanaan musim 2019/2020. Masing-masing asosiasi sepakbola setiap negara sepertinya masih menunggu perkembangan dari pandemi virus Corona. Italia sendiri merupakan negara di Eropa yang mengalami dampak paling serius dari penyebaran virus corona. Praktis lebih dari 200 ribu orang di Italia terinfeksi virus corona dan menelan sekitar 30 ribu korban meninggal. Tentu akan sedikit lebih sulit bagi Italia untuk segera pulih mengingat besarnya dampak yang dibuat oleh virus corona pada negara tersebut.

Siapa yang Juara?

Jika musim 2019/2020 tidak segera dilanjutkan, maka asosiasi sepakbola masing-masing negara harus segera menentukan apakah musim 2019/2020 dihentikan tanpa juara atau terdapat penentuan juara melalui mekanisme lainnya. Mereka dapat meniru Liga Prancis yang menentukan juara melalui mekanisme point per game, atau ingin meniru Liga Eredivisi Belanda yang membatalkan musim 2019/2020 dan tidak memiliki pemenang. Semua keputusan tersebut akan memiliki kontroversinya masing-masing.

Liverpool Sudah Nyaris Juara

Jika dilihat dari posisi sementara klasemen, Liverpool sudah 98 persen akan menjuarai Liga Premier Inggris. Hanya dengan membukukan 2 kemenangan lagi, The Reds akan mengakhiri puasa juara Liga mereka yang sudah bertahan selama 30 tahun. Dengan sembilan pertandingan tersisa, klub asal Merseyside tersebut masih unggul 25 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City. Hanya keajaiban yang sangat luar biasa yang dapat menggagalkan Liverpool menyabet juara liga kasta tertinggi di Inggris.

Barca dan Real Masih Saling Kejar

Beralih ke Semenanjung Iberia, tepatnya di Spanyol, dimana Barca masih memimpin klasemen sementara La Liga dengan unggul 2 poin dari pesaing terdekatnya, El Real. Masih ada 11 pertandingan lagi yang harus dimainkan kedua tim, sehingga secara matematis, masih sangat mungkin bagi Real Madrid untuk menyalip poin Barcelona. Jika Liga Spanyol musim 2019/2020 dibatalkan, maka keputusan yang adil adalah menghentikan kompetisi dengan tidak menentukan juaranya. Pasalnya, akan sangat tidak adil bagi kedua tim jika penentuan juara dilakukan berdasarkan tabel klasemen saat ini.

Juventus Masih Belum Aman

Hal yang sama juga terjadi di Italia. Meskipun pemimpin klasemen sementara adalah Juventus, akan tetapi selisih dengan peringkat 2 sangatlah tipis. Perbedaan 1 poin antara Juventus dan Lazio membuat persaingan perebutan juara masih sangat terbuka. Perbedaan dengan Inter di peringkat 3 pun tidak terlalu jauh, terlebih dengan 1 pertandingan lebih banyak, membuat peluang Inter menjadi juara Serie A masih terbuka. Sepertinya, penentuan juara Serie A musim 2019/2020 akan sangat sulit. Jika kompetisi harus dihentikan, maka tak ada yang berhak juara musim 2019/2020.
0 Komentar untuk "PENENTUAN JUARA DI TENGAH CORONA"

Back To Top