-->

who facilitates the work of the false nine and operates in tandem with him to destabilise opposition defences

Post Match FC Barcelona 1-0 Atletico : Menjauh

Sebelum pertandingan ini dimulai, saya cukup khawatir dan ragu terhadap hasilnya nanti. Bukan tanpa alasan. Performa Barcelona sedang dalam masa yang sulit, selain itu Altletico memiliki keuntungan dengan memiliki waktu istirahat lebih banyak satu hari, dan mereka juga tengah dalam performa terbaik setelah mengalahkan Sevilla 2-5 dan menghancurkan Leganes 4-0. Antonio Griezmann yang menjadi  pemain yang paling on-fire dari antara dua tim setelah mencetak 7 gol dalam 2 pertandingan terakhir.

Starting Line-Up

Namun, rasa optimisme saya sedikit meningkat setelah melihat starting eleven yang diturunkan oleh Valverde. Tidak ada nama Paulinho maupun Andre Gomes. Mereka semua berada di bangku cadangan. Ousmane Dembele juga memulai pertandingan dari bangku cadangan, namun Valverde tak memasukkan dia.


Pada line up yang diturunkan oleh Valverde, Barca memang seperti memakai formasi 4-3-3, namun dilapangan, La Blaugrana memakai formasi 4-4-2. Coutinho menguasai sisi sebelah kanan, sedangkan Iniesta menguasai flank sebelah kiri. Kemudian Busquets dan Rakitic akan saling berdekatan untuk menjaga lini tengah. Messi juga akan turun membantu lini tengah dan menciptakan peluang.

Serangan Penuh Di Babak Pertama

Barcelona langsung menyerang Atletico sejak peluit dibunyikan. Mereka seolah tahu bahwa ini adalah pertandingan final yang sangat menentukan perebutan gelar La Liga. Atletico juga seolah meladeni serangan Barca dengan menerapkan garis pertahanan rendah. Barca kesulitan untuk menembus pertahanan Atletico. Namun, Messi berhasil melakukan penetrasi ke area Atletico sehingga terpaksa di langgar oleh Thomas Partey persis di depan kotak penalti. Tak lain tak bukan, Messi mengambil kesempatan tendangan bebas tersebut dan berhasil menaklukkan Oblak.


Perfect Freekick




Iniesta Cedera

Kabar buruk yang harus diterima oleh kubu Blaugrana adalah cederanya Iniesta. Hal ini menjadi sangat merugikan Barcelona, karena mereka akan menjalani pertandingan yang sangat serius kedepannya. Belum lagi Barca akan menghadapi Chelsea di babak 16 besar Liga Champions. Terutama, Barca sangat kesulitan bila Iniesta tidak bermain. Hal tersebut tercermin dibabak kedua. Barca ditekan oleh Atletico, bahkan tidak dapat melakukan build-up permainan. Ini seperti petir di siang bolong.

Babak Kedua Yang Berimbang

Setelah tertinggal, tentu saja Atletico keluar untuk menyerang. Beberapa pergantian dilakukan oleh Diego Simione. Costa dan Griezmann yang tidak mendapat dukungan sepanjang babak pertama dan harus bekerja sendirian. Correa dimasukkan oleh Simeone untuk menambah daya gedor bagi Atletico, namun hal tersebut tak cukup untuk menembus pertahanan Barca yang tampil cukup solid dan rapat.

Barca juga sebenarnya banyak mengancam pada Babak kedua, terutama melalui Suarez dan Messi. Namun, mereka banyak menyia-nyiakan peluang yang mereka dapat. Terutama Suarez yang terlalu banyak melakukan protes terhadap wasit. Sepertinya Barca membutuhkan penyerang baru yang lebih baik dan tidak melulu protes terhadap wasit.

Guard of Honour

Jika jarak poin antara Barca dan Atletico dapat bertambah sebelum pertandingan El Classico, maka Real Madrid harus memberikan Guard of Honour kepada Barca, Ini adalah hal yang sangat saya inginkan. Kapan lagi bisa melihat Real Madrid memberikan Guard of Honour kepada Barcelona? Terakhir, Barcelona mendapat Guard of Honour dari Real Madrid adalah musim 1991/1992.

Photo :








Labels: Atletico Madrid, Barcelona, La Liga

Thanks for reading Post Match FC Barcelona 1-0 Atletico : Menjauh. Please share...!

0 Komentar untuk "Post Match FC Barcelona 1-0 Atletico : Menjauh"

Back To Top