-->

who facilitates the work of the false nine and operates in tandem with him to destabilise opposition defences

Menahan Badai

Menerima umpan terobosan Iniesta yang membelah parkiran Atletico, Neymar menuntaskan sebuah gol yang berharga 5.5 juta Euro (setidaknya sampai saat ini). Tapi selanjutnya adalah derita. Sang penguasa jagad sepakbola yang selama ini diasosiasikan dengan Barca malah memberi hadiah musim panas yang menyakitkan. Menyita hak Barcelona di pasar bursa pemain jelas menyakitkan. 

"Lantas siapa yang menggantikan Valdes?" terbersit di benakku. Entah angin darimana yang datang seolah membisikkan ku "Kan ada Alen Halilovic.". Jawaban terbaik yang membuat aku tenang dan tidak lagi risau. Tapi setelah aku bertanya kepada mbah Gugel tentang Alen, si Mbah langsung menamparku. Usianya hanya 6 hari lebih tua dari saya, dan yang paling mengejutkan posisi kompatriot Modric ini adalah pemain tengah. Aku terdiam sejenak.

Tak habis pikir. Musim ini laut yang diarungi Barca jauh lebih berat dari pada musim sebelumnya. Ibarat kapal, Barca sudah hampir menabrak gunung es yang bisa membuat musim Barcelona berakhir. Tinggal menunggu waktu saja dimana posisi gunung es tersebut berada. Bisa saja di Vicente Calderon atau malah di kandang sendiri.

Gerard Pique sudah menyusul Victor Valdes ke ruang perawatan cedera. Walaupun tak begitu lama, sudah cukup untuk mengurangi kekuatan Barca. Walau pun hasil referendum yang menghasilkan keputusan untuk merenovasi stadion Camp Nou. Tapi, untuk musim ini, para personel Barcelona harus tetap bisa menahan badai yang terus menerus menerpa. Mulai dari transfer embargo sampai permasalahan cedera yang terus menghinggapi.
0 Komentar untuk "Menahan Badai"

Back To Top